Menteri Agama (Menag) mengajak seluruh umat Islam menjadikan Ramadan 1447 H/2026 M sebagai momentum memperkuat kesalehan sosial dan harmoni kebangsaan di tengah dinamika kehidupan masyarakat. Ramadan harus menghadirkan dampak yang tidak hanya terasa secara personal, tetapi juga memperkuat solidaritas dan persaudaraan kebangsaan.
Tim Hisab Rukyat Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Anambas melakukan pemantauan Hilal Awal Ramadhan 1447 H, di Masjid Agung Baitul Ma'mur Anambas. Selasa, 17 Februari 2026, dimulai dari pukul 17.00 WIB.
Oleh: Dr. H. Muhammad Nasir, S.Ag., M.H., Kakan Kemenag Anambas Rasulullah SAW mengatakan, “Seandainya umat manusia mengetahui pahala ibadah di bulan ramadhan, maka niscaya mereka akan meminta agar satu tahun penuh menjadi ramadhan.” (HR. Tabrani, Ibnu Khuzaimah dan Baihaqi). Istilah 'Jawahirul' biasanya merujuk pada berbagai kitab kuning terkenal (teks Islam klasik), seperti Jawahirul Kalamiyah (dasar monoteisme Ash'ariyah) yang ditulis oleh Syekh Thahir bin Sholeh Al-Jazairi. Kata ini b
Pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1447 H/2026 M jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Penetapan ini didasarkan pada hasil Sidang Isbat (penetapan) 1 Ramadan 1447 H yang dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (17/2/2026)
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili kepada umat Konghucu dan warga bangsa yang merayakan. Ucapan tersebut disampaikan atas nama Kementerian Agama dan pribadi sebagai bentuk perhatian dan kebersamaan dalam perayaan keagamaan.
Rabu, 11 Februari 2026. Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, H. Ikhwan menjadi pembina dalam pelaksanaan apel pagi, yang di gelar di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Anambas