Apel Pagi: Kepala Kemenag Anambas Tekankan Kualitas Layanan, Ekoteologi, dan Pendidikan Berdaya Saing
Kemenag Anambas (Humas)- Kantor Kementerian Agama (kemenag) Kabupaten Kepulauan Anambas melaksanakan apel pagi, Senin (5/10/2026), yang diikuti oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Siantan dan Siantan Selatan, Kepala Madrasah, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Anambas.
Dalam amanatnya, Kepala Kantor Kemenag Anambas, H.Muhammad Nasir selaku pembina apel mengingatkan bahwa ASN pada lembaga keagamaan memiliki tanggung jawab yang besar karena kualitas pelayanan yang diberikan senantiasa menjadi perhatian dan sorotan publik. Oleh karena itu, setiap ASN dituntut untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta menghadirkan pelayanan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.“Pengujian terhadap layanan kita bukan hanya sebatas terlaksananya sebuah kegiatan, tetapi sejauh mana layanan tersebut memberikan dampak dan manfaat bagi masyarakat,” demikian pesan yang disampaikan dalam amanat apel.Menghadapi Perubahan Lingkungan Global melalui EkoteologiSalah satu hal yang menjadi perhatian adalah pentingnya menghadapi perubahan lingkungan global melalui pendekatan ekoteologi, yakni membangun kesadaran bahwa menjaga dan melestarikan lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan keagamaan.Kementerian Agama diharapkan mampu mendorong berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang sudah ada di lingkungan kerja maupun masyarakat untuk dikembangkan dengan pendekatan ekoteologi.Hal tersebut tidak harus selalu menunggu tersedianya anggaran khusus. Berbagai kegiatan dan inisiatif lingkungan yang telah berjalan dapat diarahkan, didokumentasikan, serta dilaporkan sebagai bagian dari penerapan nilai-nilai ekoteologi.Dengan demikian, kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi menjadi gerakan yang terintegrasi dalam pelaksanaan tugas dan kehidupan sehari-hari.Mendorong Madrasah Unggul dan Berdaya Saing GlobalDalam bidang pendidikan, madrasah juga didorong untuk terus meningkatkan kualitas dan menjadi madrasah yang unggul. Keunggulan tersebut tidak hanya diukur dari pencapaian di tingkat lokal, tetapi juga dari kemampuan madrasah untuk berkompetisi dengan madrasah lain secara lebih luas, bahkan dalam konteks global.Untuk mewujudkan hal tersebut, madrasah perlu membangun budaya kompetisi yang sehat dengan memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengikuti berbagai ajang dan berkompetisi dengan siswa dari madrasah lainnya.Selain kompetisi, peserta didik juga perlu didorong untuk memiliki kemampuan meneliti, melakukan riset, berpikir kritis, serta memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran.Siswa dan siswi madrasah diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana untuk mencari informasi, melakukan penelitian, menghasilkan karya, dan memecahkan berbagai persoalan di lingkungan sekitar.Peningkatan kualitas pendidikan tersebut membutuhkan peran aktif kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan, serta seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendorong kreativitas, inovasi, dan keberanian peserta didik untuk berkompetisi.Melalui apel pagi ini, seluruh jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Anambas diharapkan semakin memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, merespons perubahan lingkungan global, mengembangkan gerakan ekoteologi, serta mendorong madrasah agar mampu melahirkan generasi yang unggul, adaptif terhadap teknologi, dan berdaya saing.